diposkan pada : 17-03-2024 14:49:19 Shila Sawangan Bermasalah Itu Bohong

Dilihat : 232 kali

Shila Sawangan Bermasalah Itu Bohong - Shila Sawangan salah satu  kawasan perumahan yang dibangun di lahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) seluas 102 hektar dengan pemandangan langsung menghadap ke danau seluas 26 hektar.  Shila Sawangan dikembangkan oleh Vasanta Group, sebuah pengembang properti ternama di Indonesia. Vasanta Group dalam mengembangkan Shila  Sawangan dengan tujuan membu kota mandiri dimana disana terdap area residensial, area komersil, area perkantoran.  Shila  Sawangan adalah pilihan tep bagi Anda yang ingin mempunyai hunian nyaman, asri, mewah dan modern.  Perumahan ini dikembangkan secara eksklusif menggunakan merial berkualitas.  Desainnya modern dan minimalis, setiap unitnya dirancang dengan ciri khas yang memukau seperti jendela berukuran besar dan ap berbentuk dar.  Meski berada di tengah perkotaan, 71% kawasannya adalah green area sehingga lingkungannya sang asri dan nyaman untuk dihuni.  Lokasinya mudah dijangkau dari berbagai tol, seperti Tol Pamulang, Tol Depok–Antasari, dan Tol Serpong–Cinere.  Kawasan perumahan pun dikelilingi oleh berbagai fasilitas publik populer mulai dari mal, rumah sakit, sekolah, hingga temp wisa.  Mempunyai tempat tinggal di lokasi stregis dengan berbagai fasilitas yang tersedia tentu jadi dambaan setiap orang. Harapan tersebut bukan sekadar asa belaka  sebab masih banyak kawasan perumahan di Jabodetabek yang siap seperti harapan untuk  temp tinggal, salah sunya yaitu Shila  Sawangan.

Asal Mula Shila Sawangan Bermasalah

Sengketa Shila Sawangan Bermasalah berawal saat Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Depok yang secara tiba-tiba menerbitkan surat Hak Guna Bangunan (HGB) untuk PT. Pakuan Tbk. Mohammad Idris yang pada saat itu menjaat selaku Walikota Depok juga mengumumkan akan memanfaatkan sebagian kecil lahan berizin Shila Sawangan itu untuk membangun Alun-Alun Kota Depok tepatnya di Wilayah Barat  dengan luas 3 hektar.  Pada sisi lain, telah juga diterbitkan Surat Keputusan Kepala Inspeksi Agraria (SK-Kinag) kepada pemilik tanah atas nama Ida Farida untuk lokasi yang sama. 

Kekisruhan pemanfaatan lahan itu, kemudian membuat Ida Farida mempunyai inisiatif untuk mengajukan diri sebagai penggugat dalam sengketa tata usaha negara di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, Jawa Barat. Keputusan tersebut disambut dengan baik oleh pengembang Shila Sawangan agar kasus yang carut-marut itu  lekas mendapatkan solusi tanpa berdampak buruk bagi para pemilik hunian di lokasi tersebut.

Titik Temu  Shila Sawangan Bermasalah

Perselisihan Shila Sawangan Bermasalah yang sudah berlangsung bertahun-tahun akhirnya dapat menemui titik terang dalam tahap Kasasi. Surat Pemberitahuan Amar Kasasi Perkara Nomor: 519 K/TUN/2022/ Jo. No. 81/B/2022/PT.TUN.JKT Jo. No. 101/G/2021/PTUN.BDG menolak permohonan kasasi yang diajukan Ida Farida selaku pihak pemohon sekaligus menghukumnya untuk membayar biaya perkara pada tingkat tersebut.

Hasil Putusan kasasi tersebut tentu membuat para pemilik hunian di Shila Sawangan Bermasalah, Depok tak akan resah dengan status atas kepemilikan tanah yang kini sudah dinyatakan legal. Selain  itu, rumor negatif  yang bereedar tentang Shila Sawangan bermasalah juga tidak menyurutkan pengembangnya untuk terus berinvasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi para pemilik rumah. Proses pembangunan fasilitas maupun serah terima unit yang ada tetap berlangsung lancar tanpa hambatan apa pun.

Shila Sawangan Bermasalah Tak Menghambat Pengembangan

Perumahan yang terletak di selatan Jakarta dengan  Lokasi yang prestisius dan dilengkapi fasilitas modern ini, menjadikan Shila  Sawangan memiliki nilai investasi yang sangat  tinggi dan menjanjikan di masa depan.  Tersedia lebih dari 30 fasilitas ala resor yang bisa ditemukan di Shila  Sawangan, mulai dari fitness corner, outdoor gym, yoga deck, lapangan basket, hingga jogging track. 

Sementara untuk sarana rekreasi keluarga, di sini terdap reading corner, kolam koi, wer garden, lake point club, sunken lounge, korean BBQ pit, dan sebagainya.  Kompleks perumahan ini pun sudah dilengkapi dengan modern lighting system, shopping street, dan smart modern market.  Bicara infrastruktur, Shila  Sawangan mempunyai ROW jalan lebar sehingga kendaraan dap dengan mudah keluar-masuk dari lingkungan kompleks.   Perumahan ini juga sudah dilengkapi dengan pepohonan di kiri dan kanan jalan sehingga suasananya terasa sejuk dan nyaman.  Di dalamnya tersedia ROW jalan lebar serta pepohonan rindang sehingga mampu memberikan kenyamanan bagi para penghuninya.  Setiap unit di Shila  Sawangan juga memiliki ciri khas masing-masing, seperti Cluster Lake Vista yang punya pemandangan langsung ke tepi danau.  Desain rumah yang dikembangkan pun sang kekinian, dilengkapi jendela besar dengan fasad berornamen kayu serta dinding yang dic berwarna hitam dan putih.  Sementara interiornya dibuat dengan penataan yang estetik dan fungsional sehingga mampu menghadirkan suasana yang nyaman dan sedap dipandang mata. 

Pengembang Shila Sawangan terus berinovasi untuk melengkapi kawasan perumahan tersebut dengan membangun area komersial yang didukung lebih dari 15 tenant brand populer, smart modern market, dan restoran hidangan laut berskala besar.

Jadi, jangan sampai rumor seputar Shila Sawangan bermasalah mengganggu rencana untuk berinvestasi di lokasi perumahan modern. Pengembang Shila Sawangan selalu  menyajikan tempat tinggal yang terbaik dengan dukungan fasilitas terlengkap dan status hukum terjamin yang membuat penghuninya tetap merasa nyaman.